Selasa, 28 Juni 2016

FENOMENA WARGA NEGARA INDONESIA

Indonesia merupakan sebuah negara yang dipenuhi dengan berjuta-juta kreativitas pada warga negaranya, bermacam-macam lokalitas yang mengedepankan identitas, serta negara yang kaya akan segala hal. Semua hal-hal unik pun bisa terjadi di Indonesia. Contohnya, kasus bom sarinah yang menimpa negara Indonesia tidak membuat takut warga negara Indonesia itu sendiri, hal tersebut malah dijadikan sesuatu hal yang dibungkus secara unik, lucu, dan kreatif dari respon yang dilakukan warga Indonesia itu sendiri. Justru salah satu fenomena ini merupakan bukti bahwa warga negara kita, yaitu Indonesia mempunyai mental sebagai warga negara yang baik. Mungkin, jika kita membahasa fenomena-fenomena yang terjadi pada warga negara Indonesia sungguh banyak dan tidak mungkin Saya jelaskan satu per satu kali ini.
            Saya bangga menjadi warga negara Indonesia, karena di negara ini terlahir berbagai macam fenomena-fenomena unik yang membuat Saya belajar & mengetahui sebuah hal yang tidak banyak negara lain tau tentang negara kita. Tetapi, di Indonesia tidak selamanya fenomena-fenomena yang positif itu muncul, fenomena negatif yang tercermin dari negara kita ataupun pandangan dari negara lain pun kerap ada. Permasalahan atau fenomena yang menurut Saya menarik untuk diperbincangkan adalah fenomena sikap & perilaku warga negara Indonesia yang mempunyai basic atau dasar pendidikan karakter yang belum begitu baik. Karena, menurut Saya, jika kita ingin menjadi warga negara yang dihargai & diunggulkan di dunia, maka pembinaan karakter, identitas, sikap & perilaku yang menunjukkan warga Indonesia itu harus diubah sedemikian rupa untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya. Karena, Saya sendiri sebagai warga negara Indonesia sendiri pasti akan memantau perkembangan yang terjadi di negara kita. Misalkan saja, perkembangan anak-anak remaja saat ini atau zaman sekarang. Banyak fenomena yang tidak menunjukkan baiknya identitas remaja ataupun anak Indonesia. Contohnya, pelecehan seksual di bawah umur, anak dibawah umur 12 tahun atau SD sudah ada yang merokok. Kita seakan-akan kehilangan identitas sebagai warga negara Indonesia yang seolah-olah mengabaikan pancasila & norma-norma yang ada di negara kita.

            Saya berharap, semoga bangsa Indonesia, negara yang kita cintai ini ke depannya bisa menjadi negara yang maju, unggul di dunia internasional, menjadi negara percontohan, dan menjadi negara yang mempunyai identitas unik yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Serta warga negara Indonesia khususnya anak-anak, remaja Indonesia bisa membanggakan negara kita melalui kegiatan-kegiatan yang positif sehingga bisa saja kita pecahkan rekor fenomena terbaik yang pernah ada di Indonesia yang sifatnya positif, membangun, dan bersaing di kancah dunia internasional, Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar