Kemacetan Harus Segera di Pangkas!
Assalamu’alaikum
Warrahmatullahi Wabarakatuh…
Salam
sejahtera bagi kita semua…
Dalam
pertemuan kali ini Saya akan membahas tentang KEMACETAN. Kemacetan yang tak kunjung hentinya. Kemacetan memang
sudah menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat Indonesia khususnya bagi Mereka
yang tinggal di wilayah JABODETABEK. Sudah tak heran lagi bagi Mereka mendengar
kata MACET setiap harinya. Orang
dewasa yang ingin berangkat bekerja di pagi hari pasti terjebak macet serta
pelajar atau mahasiswa yang ingin berangkat ke sekolah atau kampusnya pasti
terjebak macet. Sehingga kemacetan itu bisa memperlambat orang-orang untuk
sampai ke tempat yang dituju dan akhirnya Mereka terlambat atau tidak bisa
tepat waktu (on time). Tetapi disini Saya akan membahas tentang kemacetan di
wilayah Jakarta dan sekitarnya yang memang sudah menjadi focal point atau sentralnya kemacetan menurut Saya.
Yang pertama
kali Saya bahas adalah sebab kemacetan itu bisa terjadi. Kemacetan itu bisa
timbul dari berbagai hal atau faktor. Faktor-faktor yang bisa menyebabkan
timbulnya kemacetan antara lain :
1. Jumlah kendaraan roda dua atau roda empat yang
semakin bertambah setiap tahunnya.
Faktor yang
satu ini bisa dikatakan faktor utama penyebab kemacetan. Bayangkan saja, setiap
tahunnya pengendara roda dua dan roda empat semakin bertambah. Sehingga
pemerintah belum bisa dan masih mencari cara untuk bertindak mengurai kemacetan
yang ada. Minat konsumen terhadap motor atau mobil itu sangat tinggi. Apalagi
jika ada motor atau mobil terbaru, bagus, dan mewah yang biasanya dikeluarkan
oleh perusahaan-perusahaan motor atau mobil ternama. Hal ini seharusnya bisa
diminimalisir oleh pemerintah. Mungkin seperti pembatasan unit kendaraan yang
dikeluarkan. Solusi yang lainnya mungkin terdapat pada pembangunan
infrastruktur jalan. Pembangunan infrastruktur jalan yang cepat dan
berkesinambungan seperti perluasan jalan raya dan lainnya, tentu akan bisa
mengurai kemacetan dan itu sudah tanggung jawab Pemerintah dan Dinas Pekerjaan
Umum (PU). Karena kondisi yang terjadi saat ini adalah kendaraan yang melintas
di jalan itu melebihi kapasitas atau daya tamping dari jalan itu sendiri.
2. Kondisi
rambu-rambu lalu lintas yang kurang memadai.
Terkadang
kita melihat kondisi rambu-rambu lalu lintas yang kurang memadai saat kita
mengendarai kendaraan di jalan, sehingga hal itu bisa membuat pengendara
mengendarai kendaraannya seenaknya saja. Contohnya saja, terkadang kita melihat
kondisi Lampu Lalu Lintas atau yang biasa kita sebut Lampu Merah yang tak memadai. Contohnya lampu merahnya tidak
menyala atau mati serta countdown atau
hitungan mundur pada saat lampu merah menyala itu rusak dan ngaco. Hal itu saja, bisa membuat para
pengendara menerobos lampu merah sehingga timbul kemacetan.
3. Kondisi jalan raya atau infrastruktur jalan yang
tidak baik.
Kondisi
jalan yang berlubang bisa menjadi penyebab kemacetan. Karena bila saat hujan
tiba, jalan yang berlubang akan tergenang oleh air sehingga pengendara tidak
akan tau jika genangan air itu permukaannya tidak datar, tetapi berlubang. Hal
itu membahayakan bagi pengendara dan menyebabkan kemacetan, karena kendaraan
yang melewati jalan berlubang atau rusak itu harus jalan perlahan-lahan.
4. Sifat Manusianya
Sifat
manusia yang egois bisa menyebabkan kemacetan. Contohnya, Angkutan Umum
(Angkot) yang terkadang ngetem sembarangan.
Hal itu terjadi karena sifat egois sopir Angkot tersebut yang ingin mengejar
setoran dan menarik penumpang secepatnya sehingga ketika ada rambu-rambu
dilarang berhenti di pinggir jalan, Angkot tersebut tetap berhenti. Atau sering
kita melihat Angkutan Umum yang berhenti di persimpangan jalan. Kondisi lainnya
mungkin terletak pada sifat pengendara motor atau mobil yang masih melakukan
parkir bebas di pinggir jalan.
Mungkin saya
menyarankan untuk kedepannya, bahwa masyarakat Indonesia khususnya pengendara
motor dan mobil harus lebih sadar terhadap rambu-rambu lalu lintas, tidak
egois, taat terhadap peraturan di jalan raya. Untuk pemerintah kedepannya juga
harus lebih sadar terhadap infrastruktur jalan raya. Ketika kondisi jalan raya
itu rusak, maka harus diperbaiki dengan tanggap. Dan untuk satuan polisi lalu
lintas kedepannya bisa lebih diperbanyak SDM-nya untuk sering atau rutin
mengatur kondisi lalu lintas di jalan raya, entah itu di persimpangan jalan
atau di tempat-tempat lainnya serta memberikan sanksi yang tegas terhadap
Angkutan Umum yang suka ngetem sembarangan.
Mungkin
masih banyak faktor-faktor penyebab kemacetan yang lainnya yang belum bisa saya
jelaskan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian semua. Sekian dan terima
kasih.
Wassalamu’alaikum
Warrahmatullahi Wabarakatuh…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar